Saturday, December 25, 2021

Bolehkah Shalat Tanpa Mukena

Semoga Bermanfaat

Label :

Update kajian Islam, Kajian Sunnah, Sunnah, Info Islam, Info Islam Terbaru, Update Kajian Sunnah,Kajian Islam, Ahlus Sunnah, Tips Islam, Cahaya Islam, salaf, ghurroba, Ittiba,Fiqih Asmaul Husna Al Wahab

Silahkan Share Untuk Memperoleh Pahala Jariyah, Insya Allah

Didukung Oleh :

https://griyakajiansunnah.blogspot.com

https://btqs.blogspot.com ( Back to Qur’an & Sunnah )

www.KonsultasiSyariah.com

www.kajian.net


Suci Haid setelah Asar, Apakah Harus Shalat Dzuhur

Semoga Bermanfaat

Label :

Update kajian Islam, Kajian Sunnah, Sunnah, Info Islam, Info Islam Terbaru, Update Kajian Sunnah,Kajian Islam, Ahlus Sunnah, Tips Islam, Cahaya Islam, salaf, ghurroba, Ittiba,Fiqih Asmaul Husna Al Wahab

Silahkan Share Untuk Memperoleh Pahala Jariyah, Insya Allah

Didukung Oleh :

https://griyakajiansunnah.blogspot.com

https://btqs.blogspot.com ( Back to Qur’an & Sunnah )

www.KonsultasiSyariah.com

www.kajian.net


Friday, December 24, 2021

Tanda Waqaf Dalam Al-Quran

Adapun tanda wakaf adalah sebagai berikut :

1. Tanda Mim ( مـ ) disebut juga dengan Waqaf Lazim, yaitu berhenti di akhir kalimat sempurna. Wakaf Lazim disebut juga Wakaf Taamm (sempurna), karena wakaf terjadi setelah kalimat sempurna dan tidak ada kaitan lagi dengan kalimat sesudahnya. Contohnya QS. Al-An’am: 20

2. Tanda Laa ( ﻻ ) bermaksud “Jangan Berhenti!”. Tanda ini muncul kadang kala pada penghujung maupun pertengahan ayat. Jika ia muncul di pertengahan ayat, maka tidak dibenarkan untuk berhenti. Dan jika berada di penghujung ayat, pembaca tersebut boleh berhenti atau tidak. Contohnya QS. An-Nahl: 32

3. Tanda Jim ( ﺝ ). Tanda jim adalah Waqaf Jaiz, boleh berhenti dan boleh untuk diteruskan bacaanya. Contohnya QS. Al-Anfal: 13

4. Tanda Waqaf Aula (قلے). Tanda waqaf Aula yaitu tanda waqaf yang menunjukkan lebih baik berhenti, walaupun nafas masih kuat. Contohnya QS. Fussilat: 45

5. Tanda Sad-Lam-Ya‘ ( ﺻﻠﮯ ). Tanda sad-lam-ya‘ merupakan singkatan dari “Al-wasl Awlaa” yang bermakna “wasal atau meneruskan bacaan adalah lebih baik.” Maka dari itu meneruskan bacaan tanpa mewaqafkannya adalah lebih baik. Contohnya QS. Az-Zukhruf: 44

6. Tanda Titik Tiga ( ... ... - Mu‘anaqah) disebut juga sebagai Waqaf Muraqabah atau Waqaf Ta‘anuq (Terikat). Waqaf ini akan muncul sebanyak dua kali di mana saja dan cara membacanya adalah harus berhenti di salah satu tanda tersebut. Jika sudah berhenti pada tanda pertama, tidak perlu berhenti pada tanda kedua dan sebaliknya. Contohnya QS. Al-Baqarah: 2

7. Tanda Sin ( س ) atau Saktah ( سكتة ) menandakan berhenti seketika tanpa mengambil nafas. Dengan kata lain, pembaca haruslah berhenti sekitar 2 harakat tanpa mengambil nafas, baru kemudian untuk meneruskan bacaan. Contohnya QS. Al-Kahfi: 1

https://dakwahmanhajsalaf.com/2021/11/tanda-waqaf-dalam-al-quran.html

Semoga bermanfaat, raih pahala jariyah dg share link blog ini : https://griyakajiansunnah.blogspot.com/2021/12/waqaf-dalam-al-quran-1.html

Tafsir surat At taghobun ayat 3-5