Kalau ada silsilah habib, langsung percaya, bahwa dia betul keturunan Nabi shallallahu alaihi wasallam. Tanpa perlu croscek, validasi dan verifikasi terlebih dahulu. Namun ketika ada sanad silsilah keilmuan Syekh Al-Albani rahimahullah tidak percaya. Mereka selalu membuat narasi dan memframing bahwa Syekh Al-Albani rahimahullah tidak punya guru dan tidak punya sanad keilmuan.
Kalau mereka itu sedikit saja menggunakan akal sehatnya, "Bagaimana seseorang tidak memiliki guru, sedangkan belajar bahasa arab saja, itu memerlukan guru (apalagi Syekh Al-Albani rahimahullah bukan orang arab) dan menulis tulisan pakai bahasa arab yang jumlahnya berjilid-jilid, itu memerlukan kaidah-kaidah bahasa arab, apakah bisa dengan otodidak?
Memang, orang bodoh, jahil dan pandir, tidak bisa berlaku jujur dan adil. Hawa nafsu dan kebencian semakin mempersempit akalnya.
✍️Ustadz Abu Fadhel

No comments:
Post a Comment
Selalu Berkomentar yang Baik sebab Semua akan dimintai Pertanggung Jawaban di Akhirat Kelak.