Friday, December 3, 2021

Karena Wanita Harus Dinasihati

Telegram :

https://t.me/joinchat/Ltl-rhyYdZhaGLkjsdivYg

BEBERAPA PELAJARAN DARI HADITS

1. Kewajiban menasihati wanita dengan metode yang lembut dan tidak membiarkannya dalam kebengkokan. Kesalahan wanita hendaklah diluruskan, namun dengan cara yang baik, tidak dengan cara yang kasar dan keras.

2. Bersikap kasar dan keras kepada wanita akan mematahkannya, maknanya adalah akan terjadi perceraian.

3. Isyarat bolehnya menceraikan seorang istri apabila tidak dapat diluruskan.

4. Anjuran untuk menggunakan metode pendekatan hati dalam menasihati, agar hati orang yang dinasihati lebih mudah menerima kebenaran. Dan sebaik-baik cara menasihati agar menyentuh hati adalah menyampaikan Al-Qur’an dan As-Sunnah.

5. “Politik” dalam mengatur wanita adalah dengan memaafkan kesalahannya dan bersabar menghadapi kebengkokannya serta tetap memberi nasihat dengan cara yang baik.

[Disarikan dari Fathul Baari, (9/253-254) dan ‘Umdatul Qori, (29/403-405)]

https://sofyanruray.info/karena-wanita-harus-dinasihati/

Kenikmatan yang Paling Besar

Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullahu Ta'ala:

‏«الثبات على العلم والإيمان عند وقوع الفتن والشُّبهات هو من أعظم النعم؛ فإن من الناس من يُؤمن في العافية، ثم إذا فُتِنَ ارتدَّ، فينبغي أن يُعلم أن ثباته على الإيمان عند الفتنة والشّبهة من أعظم النعم».

"Kokoh di atas ilmu dan iman saat terjadinya berbagai macam fitnah dan syubhat termasuk kenikmatan yang paling besar.

Karena sebagian manusia ada yang beriman saat kondisinya lapang kemudian dia murtad setelah dia mendapatkan ujian. 

Maka selayaknya untuk diketahui bahwa kekokohannya di atas keimanan saat terjadinya fitnah dan syubhat termasuk kenikmatan terbesar."

(Jami'ul Masail) kumpulan no 9 (1/399)

Tim Admin Hikmah Salafiyyah | Abdul Halim M hafizhahullah | WA Ashhaabus Sunnah | https://linktr.ee/hikmahsalafiyyah

Dengarkan Kajian Islam dan Murotal al-Qur'an setiap saat di Radio Islam Indonesia (Versi Baru) http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2

Shalat Isyak / Subuh Berjama'ah

Dari 'Utsman bin 'Affan, Rasulullah ﷺ bersabda (maksudnya): " Barangsiapa mendirikan SHALAT ISYA' BERJAMAAH, dia seolah-olah mendirikan shalat separuh malam. Dan barangsiapa mendirikan SHALAT 'ISYA' DAN SHALAT SUBUH BERJAMAAH pula dia seolah-olah mendirikan shalat sepanjang malam."

Hadits SHAHIH, Abu Daud no. 555; Ahmad 1/242; At-Turmudzi no. 221.

Semoga Bermanfaat

Label :

Update kajian Islam, Kajian Sunnah, Sunnah, Info Islam, Info Islam Terbaru, Update Kajian Sunnah,Kajian Islam, Konsultasi Syariah, Ahlus Sunnah Tips Islam, Cahaya Islam

Silahkan Share Untuk Memperoleh Pahala Jariyah, Insya Allah

https://griyakajiansunnah.blogspot.com