Sunday, January 23, 2022

Masuk Surga Bukan Karena Amalan Kita


Segala Amalan Hendaknya diniatkan Untuk Memperoleh Rahmat Allah


Ait Telaga Rasulullah

Bagaimana rasanya ketika kita sangat amat kehausan di tengah gurun atau tanah lapang yang panas, dimana kita sangat membutuhkan air untuk minum namun ketika bertemu sumber air tiba-tiba kita di usir dan dilarang untuk mengambil minuman.

Pasti kita akan kecewa dan sangat menderita, padahal ini baru keadaan di dunia, lalu bagaimana jika hal ini terjadi di akhirat, yg mana keadaannya jauh lebih dahsyat di banding dengan dunia.

Demikianlah kelak nasib para pelaku bid'ah, Disaat mereka kehausan, kepanasan, membutuhkan air minum di padang Mahsyar, Mereka kelak akan di usir dari telaga Al-Kautsar,

Dari Abu Wail, dari ‘Abdullah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَنَا فَرَطُكُمْ عَلَى الْحَوْضِ ، لَيُرْفَعَنَّ إِلَىَّ رِجَالٌ مِنْكُمْ حَتَّى إِذَا أَهْوَيْتُ لأُنَاوِلَهُمُ اخْتُلِجُوا دُونِى فَأَقُولُ أَىْ رَبِّ أَصْحَابِى . يَقُولُ لاَ تَدْرِى مَا أَحْدَثُوا بَعْدَكَ

“Aku akan mendahului kalian di al haudh (telaga). Dinampakkan di hadapanku beberapa orang di antara kalian. Ketika aku akan mengambilkan (minuman) untuk mereka dari al haudh, mereka dijauhkan dariku. Aku lantas berkata, ‘Wahai Rabbku, ini adalah umatku.’ Lalu Allah berfirman, ‘Engkau sebenarnya tidak mengetahui bid’ah yang mereka buat sesudahmu.’ ” (HR. Bukhari, no. 7049)

Dalam riwayat lain dikatakan,

إِنَّهُمْ مِنِّى . فَيُقَالُ إِنَّكَ لاَ تَدْرِى مَا بَدَّلُوا بَعْدَكَ فَأَقُولُ سُحْقًا سُحْقًا لِمَنْ بَدَّلَ بَعْدِى

“(Wahai Rabbku), mereka betul-betul pengikutku. Lalu Allah berfirman, ‘Sebenarnya engkau tidak mengetahui bahwa mereka telah mengganti ajaranmu setelahmu.” Kemudian aku (Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam) mengatakan, “Celaka, celaka bagi orang yang telah mengganti ajaranku sesudahku.”  (HR. Bukhari, no. 7051)

Imam Al-Hafizh Abu ‘Amr bin ‘Abdul Barr mengatakan, “Setiap orang yang membuat perkara baru dalam agama, merekalah yang dijauhkan dari telaga Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam seperti Khawarij, Rafidhah (Syi’ah), dan pelaku bid’ah lainnya. Begitu pula orang yang berbuat zalim dan terlaknat lantaran melakukan dosa besar. Semua yang disebutkan tadi dikhawatirkan terancam akan dijauhkan dari telaga Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Wallahu a’lam.”  (Syarh Shahih Muslim, 3: 122)

Ringkasnya untuk bisa minum dari telaga Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam haruslah memenuhi beberapa syarat:

1. Harus bertauhid dan beriman dengan iman yang benar.

2. Beribadah dan beramal mengikuti tuntunan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

3. Menjalankan islam secara lahir dan batin.

4. Menjauhi maksiat dan dosa besar.

5. Meninggal perkara-perkara bid'ah dalam agama.

Semoga Allah memberi taufik dan hidayah kepada kita semua serta dapat menikmati air di telaga Al-Kautsar.

✍ Habibie Quotes, 20/01/22

Ig - www.instagram.com/habibiequotes_

Tg - https://t.me/habibiequotes

Sumber::

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=409451907639423&id=100057238526354

DI SURGA ADA KUDA DAN ONTA ?

 Bismillah

Informasi Keagamaan Unik

DI SURGA ADA KUDA DAN ONTA ENGGAK SIH ?

Ayo Terus Semangat Buru Kehidupan Akherat yang Amat Menggembirakan Ini Walau Saat Ini Harus Lelah  Menghadapi Kerasnya  Kehidupan Dunia...

By: Berik Said

Abdur rohman bin Sa’idah rodhiyallohu ‘annhu pernah bertanya kepada Nabi shollalloohu ‘alayhi wa sallam:

كُنْتُ أُحِبُّ الْخَيْلَ فَقُلْتُ: يَا رَسُولَ اللهِ هَلْ في الْجَنَّةِ خَيْلٌ؟

 ‘Aku sangat menyukai KUDA, Ya Rosulullah -shollalloohu ‘alayhi wa sallam-, APAKAH DI SURGA ADA KUDA ?’ 

Maka Nabi shollalloohu ‘alayhi wa sallam menjawab:

إِنْ أَدْخَلَكَ اللهُ الْجَنَّةَ يَا عَبْدَ الرَّحْمَنِ كَانَ لَكَ فِيهَا فَرَسٌ مِنْ يَاقُوتٍ لَهُ جَنَاحَانِ تَطِيرُ بِكَ حَيثُ شِئْتَ

‘Wahai Abdur Rohman, Jika Allah memasukkan engkau ke dalam surga, maka ENGKAU AKAN ALLAH BERIKAN KUDA YANG TERBUAT DARI MUTIARA, YANG MEMILIKI DUA SAYAP, DAN IA AKAN MEMBAWAMU TERBANG KE MANAPUN KAMU MAU !” 

(HR. Thobroni. Kata al Albani rohimahulloh dalam Shohih at Targhib [3755] :’hasan karena adanya jalur pendukungnya’.

Sementara dalam hadits lainnya disebut ada seorang shahabat yang bertanya kepada Nabi shollalloohu ‘alayhi wa sallam :

يَا رَسُولَ اللهِ هَلْ في الْجَنَّةِ مِنْ إِبِلٍ؟

‘Ya Rosululloh -shollalloohu ‘alayhi wa sallam-,  APAKAH DI SURGA ADA UNTA ?’

Maka Nabi shollalloohu ‘alayhi wa sallam menjawab:

إِنْ يُدْخِلْكَ اللهُ الْجَنَّةَ يَكُنْ لَكَ فِيهَا مَا اشْتَهَتْ  نَفْسُكَ وَلَذَّتْ عَيْنُكَ

‘Jika Allah memasukkanmu ke dalam surga, maka BAGIMU APAPUN YANG DIINGINKAN OLEH JIWAMU DAN DIINGINKAN OLEH MATAMU (TERMASUK UNTA ATAU KENDARAAN APAPUN YANG DIINGINKAN PENGHUNI SURGA -pent)’

(HR. Turmudzi [2544] dll. Kata al Albani rohimahulloh dalam Shohih at Targhib [3756] ‘hasan karena adanya jalur pendukungnya’).

Bahkan di surge ada juga BELALANG YANG TERBUAT DARI EMAS  !

Nabi shollalloohu ‘alayhi wa sallam pernah bersabda:

فِيهَا فَرَاشُ الذَّهَبِ

‘ di dalam surga ada FAROSY AD DZAHAB’.

(HR Turmudzi [2541] dll. Kata al Albani rohimahulloh dalam Shohih at Targhib [3727]:’hasan’.

Kata Ibnu Rojab al Hanbali rohimahulloh:

"فراش من ذهب، هو مثل الجراد ونحوه، مما يطير ويقع على الشجر"

Makna ‘FAROSYUN MIN DZAHAB’ adalah : hewan semisal BELALANG atau yang semisal dengannya (seperti kupu-kupu dan sebagainya -pent) yang sering beterbangan dan hinggap pada pepohonan." 

(Fathul Bari li Ibni Rojab [II:325)